Seperti Maumu, Ta
Ah, ini hari yang melelahkan sekali ta. Tapi aku masih harus menyempatkan diri berdiskusi dengan ratusan abjad di halaman ini. Seperti biasa, aku tidak akan menuliskan sebuah puisi untuk sebuah permintaan. Lagi pula aku bosan harus menyulap orang-orang jadi sastra lama, klasik dan elusif. Aku mencintai puisi, tapi tidak suka kalau seseorang menyuruhku membuat puisi. Puisi adalah air. Selalu mengalir, bebas, jernih. Tanpa paksaan. Oya, bagaimana perihal hatimu? Apa sedikit lebih baik dari hari kemarin? Atau memang setiap hari ia selalu baik ta? Ah, rasanya tidak mungkin selalu baik, selalu senang. Ini hidup kan ta? Hidup adalah rangkaian ekspresi manusia. Boleh marah, sedih, senang, atau kecewa. Kita selalu bebas berekspresi. Mereka bebas pula menilai. Kamu tahu kan? Orang-orang lebih pandai menilai orang lain daripada diri sendiri. Sekarang kamu memintaku untuk menilaimu? Ah, itu perkara kecil ta. Susahnya adalah, bagaimana kamu menerima setiap penilaianku. Bagaimana caranya menjab...