Tidak Ada Nama
Maka biarlah ia tidak bernama lagi. Tidak mengenalkan diri pada siapa pun. Tidak terhitung, tidak perlu dihitung yang jatuh dan yang tumbuh pada tempat bernama rahasia. "Mars, Albert Camus bilang ... hidup ini tidak bermakna. Upaya untuk menemukan makna selalu berujung pada sebuah kegagalan," "Kau percaya?" "Belum selesai," Tapi ia ada. Ia mentari pagi lewat celah di kaca jendela. Kau membentuk bayang-bayang di ubin tua yang rusak, di dinding yang kosong. Sambil membaca sajak-sajak Sapardi, kau berjalan seiring dengannya, ke timur dan barat, ke arah yang ia tuju. "Satu-satunya kenyataan yang sering ditolak adalah ketidak jelasan. Padahal, hidup memang nggak jelas. Kenyataan nggak pernah serapi apa yang kita pikirkan," Ia menyala seperti api yang kecil. Meliuk-liuk tertiup angin. "Kau, benar. Kita terlalu sering menyangkal, menambah-nambah daftar kata 'seharusnya dan sebaiknya', mendewakan pola pikir, sampai lupa untuk berjalan,...